google translate

Senin, 28 November 2011

Merenung Sampai Mati (Tuhan jadi kambing hitam ...)

Kematian adalah sesuatu yang pasti.Jadi, Kematian bukanlah tragedi.
Apa penyebab kematian, itu yang perlu diteliti.
Setiap terjadi musibah, hampir selalu di bilang itu takdir Tuhan.
Koq jadi Tuhan yang ''dikambing hitamkan ?''
Memang tidak usah mencari cari kesalahan orang lain,dan saling menyalahkan.
Tetapi, perlu diteliti, penyebab terjadinya musibah, untuk kemudian dijadikan pembelajaran, sehingga tidak lagi terjadi musibah yang sama.
Sudah terlalu banyak ''musibah'' yg sama , terjadi berulang, dan berulang lagi, tanpa ada antisipasi yang dilakukan, untuk bisa -paling tidak- menunda, dan atau memperkecil seminimal mungkin, ''kejadian'' yg sudah barang tentu , memang tidak diinginkan.



Sabtu, 19 November 2011

<a href="http://indonesia-blogger.com"><img src="http://www.indonesia-blogger.com/img/indonesia-blogger.jpg" border="1"/></a>

bagaimana bisa

''bagaimana bisa tahu ke mana mesti pulang, kalau tak mengerti dari mana berasal ?"

Rabu, 29 Juni 2011

Ada dengan meniadakan

pada tingkatan tertentu, cara pandang barat yang kita banggakan ini menjadikan kita ‘ada’ dengan ‘meniadakan’ yang lain.

Selasa, 28 Juni 2011

Yth mui : BBM halal , BBM haram

Sangat tidak mudah menentukan sesuatu itu halal ataukah haram
air mineral kemasan, airnya itu pasti halal.
tetapi,masih ada pertanyaan ; yg memproduksi air ini perusahaan apa ?
modal perusahaan ini dari mana ? dari uang korupsi-kolusi,apa bukan ?
kalau iya, produknya halal apa haram ?

Kalau mau lebih jauh lagi, timbul pertanyaan, lho air koq dijual ?
air ini milik siapa ?
milik negara. berarti milik rakyat. berarti milik Tuhan.
Kalau begitu,air harusnya gratis.
karena air, bikinan Tuhan langsung,bukan bikinan manusia.
Mestinya,negara mengatur sedemikian rupa,sehingga
air gratis untuk rakyat.
jadi haram hukumnya menjual air...


Mau diterusin lagi ?
minyak juga harus gratis. emang bisa manusia bikin minyak ?
bisanya kan ngambil dari bumi,kemudian mengolahnya menjadi ; premix,premium,solar,dan teman2nya.
Jadi kalau ente jual air,kemudian minyak juga dijual,
tanah pun menjadi tanah bukan milik Tuhan,
lama-lama menghirup udara pun harus beli ...

Jadi memang sangat tidak mudah menentukan halal haram,
dengan keterbatasan akal yg dikaruniakan Tuhan kepada manusia.
Hendaknya,berhati-hati, sangat berhati-hati, untuk menentukan sesuatu itu :  halal ataukah haram

wallahua'lam bi shawab

Jumat, 03 Juni 2011

di negara endonesia tidak ada korupsi

saya semakin tidak percaya ,bahwa di negara endonesia ini ada korupsi.karena kian hari,definisi korupsi , di negara endonesia semakin absurt dan tidak terdefinisi.

+ "ow,ini bukan korupsi,bukan suap.ini kan sekedar uang 'rokok',uang 'jajan'
atau , ya...sekedar pemberian 'jasa' untuk apa yang telah dikerjakan'', demikian
kata beliau-beliau.
-- "tapi meraka kan digaji oleh negara ,untuk apa yang mereka kerjakan?''
+ ''ow,kalau gaji memang hak mereka. kalau pemberian itu kan 'rejeki' namanya."

ya. sekedar pemberian rejeki.karena bangsa endonesia kan memang bangsa yg terkenal dermawan,suka memberi,nyah nyoh,brak bruk. dan lagi,orang endonesia,adalah bangsa yang pantang menolak pemberian, dan atau ''rejeki'',demi tepo saliro, menjaga ''etika'' dan ''citra''
etika pun menjadi ; suka memberi,dan pantang menolak pemberian.
oleh karena itu,saya merasa,bahwa sebagian orang dan atau aparat hukum  yang selalu berteriak dan dengan semangat 45,untuk mengganyang koruptor,pastilah akan mengalami kesia-sia-an belaka.karena,di endonesia kita yg tercinta ini tidak ada korupsi,tidak ada koruptor.
demikianlah.

Kamis, 02 Juni 2011

SERANGAN TERHADAP PRESIDEN, TAK SATUPUN ADA YANG TERLUKA…….

jokowi sebagai Presiden RI, Kepala Negara, Kepala Pemerintahan,diserang dari dalam negerinya sendiri Konon katanya , diserang lewat dunia maya. Entah maya sari, maya rumantir, atau mayawati…

Sabtu, 28 Mei 2011

''bajingan sukses''

Di Djawa,bajingan berarti kusir gerobak.Tetapi,''bajingan''juga bisa berarti negatif.
Sebagai manusia,''bajingan''(dalam artian negatif) tetaplah ciptaan Tuhan.Tetapi, manusia sebagai "bajingan",entah bikinan siapa,karena sangat tidak mungkin Tuhan menciptakan manusia sebagai ''bajingan''
Dan apa boleh buat,disaat negara dan pemerintahan seperti ini,orang awam pada umumnya,memandang orang yang ada di partai politik(entah itu ada di dpr,sbg menteri atau apapun jabatannya dalam struktur pemerintahan) sebagai ''bajingan sukses''.