Di Djawa,bajingan berarti kusir gerobak.Tetapi,''bajingan''juga bisa berarti negatif.
Sebagai manusia,''bajingan''(dalam artian negatif) tetaplah ciptaan Tuhan.Tetapi, manusia sebagai "bajingan",entah bikinan siapa,karena sangat tidak mungkin Tuhan menciptakan manusia sebagai ''bajingan''
Dan apa boleh buat,disaat negara dan pemerintahan seperti ini,orang awam pada umumnya,memandang orang yang ada di partai politik(entah itu ada di dpr,sbg menteri atau apapun jabatannya dalam struktur pemerintahan) sebagai ''bajingan sukses''.